- Sejarah Keluarga. Seseorang mempunyai kemungkinan memiliki pembuluh darah yang sempit karena faktor keturunan, yaitu karena keluarga dekatnya pernah atau mempunyai masalah dengan jantungnya.
- Stres dan Sikap serta Kepribadian yang Menghasilkan Stres. Ketegangan, stres dan sikap yang agresif memberikan tekanan kepada jantung. Dalam keadaan stres, hormon dalam tubuh secara otomatis akan bereaksi dan mempercepat denyut jantung dan menaikkan tekanan darah.
- Kurang kegiatan tubuh.
- Tekanan darah tinggi.
- EKG yang abnormal. EKG adalah alat pemerikasaan yang dapat menunjukkan adanya penyakit jantung, hingga dapat menunjukkan kemungkinan untuk penyumbatan pembuluh darah dan pembesaran jantung, bahkan serangan jantung.
- Kegemukan.
- Merokok.
- Kolesterol.
- Trigliserida (Lemak dalam Darah).
- Kadar Gula dalam Darah yang Tinggi.
Dikutip dan diolah dari buku "OLAH RAGA SUMBER KESEHATAN" tulisan dr. Kathleen Liwijaya Kuntaraf dan Dr. Jonathan Kuntaraf.